| Dokumentasi pribadi |
Seperti hujan di akhir Juni
Kau dan aku
Kita dan mereka
Putih dan hitam
Air dan minyak
Laksana hujan di akhir Juni
Meski rindu memenjara hati
Bulan dan mentari, kabarnya, sua hanya untuk
mati
Tangis dan tawa, beda dalam selaksa
Ramadhan dan Syawal, selisih dalam nurani makna
Jauh dan dekat, tanyakan pada mata dan hati
yang tak jua bersitatap
Layaknya hujan di akhir Juni
Barangkali kangen tak tertampung lagi,
harap yang tak kunjung terungkap,
atau, selarik mimpi yang mendustai?
Ah, bagai hujan di akhir Juni
Kau dan aku
Kita dan mereka
…
Apa lagi?
Sudahlah,
Kini aku duduk menanti, redanya hujan sore di
akhir Juni
Ciputat, akhir Juni 2014
----Dimuat dalam buletin DENTA edisi V, Juli 2014
Komentar
Posting Komentar